Berita Terkini

Rapat Pokja Sosialisasi Membahas Rencana Kegiatan Tahun 2018

KPU Denpasar Bahas Rancangan Sosialisasi Pilgub Tahun 2018 Denpasar, kpu-denpasarkota.go.id- Kamis (28/12/17), Kelompok kerja (Pokja) Sosialisasi Pilgub KPU Kota Denpasar melaksanakan rapat koordinasi. Kegiatan yang rutin dilaksanakan setiap bulan ini berlangsung di Ruang Rapat Lantai II KPU Kota Denpasar pukul 13.00 wita. IGN. Agung Darmayuda selaku ketua pokja, memimpin rapat dengan agenda pembahasan rancangan kegiatan sosialisasi pada Tahun 2018 ini.   Memasuki Tahun 2018, semakin banyak tahapan Pilgub Bali yang akan dilaksanakan. Kegiatan sosialisasi terkait dengan tahapan pun akan semakin banyak dan intens dilakukan. Sesuai dengan rancangan, Tahun 2018 akan diadakan talkshow di radio yaitu RPKD (Radio Pemerintah Kota Denpasar), RRI (Radio Republik Indonesia), Phoenix dan AR. Talkshow radio akan diisi oleh Komisioner KPU Kota Denpasar setiap minggu secara bergantian. Rencananya talkshow perdana akan dilaksanakan tanggal 29 Desember 2017. Selain talkshow, kegiatan sosialisasi lainnya yang akan dilaksanakan adalah tatap muka dan gelar budaya. Tatap muka dibagi dua, yaitu dengan instansi/lembaga maupun dengan warga masyarakat di banjar se-Kota Denpasar. Tatap muka dengan lembaga/instansi yang termasuk dalam 5 (lima) segmen yaitu pemilih pemula, kaum disabilitas, kaum marginal, perempuan, dan tokoh agama dilaksanakan oleh KPU Kota Denpasar. Sedangkan sosialisasi dengan masyarakat di tingkatan banjar akan dilaksanakan oleh PPK/PPS Pilgub. Tatap muka dengan pemilih pemula akan dilakukan dengan memberikan pendidikan pemilih di SMA/SMK se-Kota Denpasar. Sedangkan dengan 4 (empat) segmen lainnya, KPU Kota Denpasar akan mengadakan pertemuan terlebih dulu dengan pihak yang terlibat untuk menentukan jadwal tatap muka. Gelar budaya akan dilaksanakan bulan Maret sampai dengan Juni 2018. Di tingkatan KPU Kota Denpasar, gelar budaya akan dilaksanakan setiap bulannya pada beberapa area publik yang berbeda seperti Lapangan Puputan Badung, Lapangan Lumintang, Monumen Bajra Sandhi serta Lapangan Puputan Renon. Berbeda dengan KPU Kota Denpasar,  masing-masing kecamatan di Kota Denpasar hanya akan melaksanakan gelar budaya sekali.

Raker Penyusunan Draft Dapil dan Alokasi Kursi

Denpasar, kpu-denpasarkota.go.id- Kamis (28/12/17) KPU Denpasar kembali mengundang Musyawarah Pimpinan Daerah (MPD), instansi pemerintah seperti Badan Kesbangpol, Disdukcapil dan BPS Kota Denpasar, partai politik, serta akademisi dalam rangka Penyusunan Draft Penataan Daerah Pemilihan dan Alokasi Kursi Pemilu Serentak Tahun 2019 setelah sebelumnya tanggal 20 Desember 2017 melaksanakan rapat kerja. Acara penyusunan draft ini berlangsung pukul 10.00 wita di Aula Kantor KPU Kota Denpasar. IGN. Agung Darmayuda selaku Plh. Ketua KPU Kota Denpasar membuka acara , yang dilanjutkan dengan pengarahan singkat dari Anggota KPU Propinsi Bali I Wayan Jondra. Jondra menyampaikan bahwa daerah pemilihan sangatlah dinamis karena dipengaruhi oleh perubahan jumlah penduduk. Oleh karena itu diperlukan penataan dapil agar terjadi kesetaraan nilai kursi pada masing-masing dapil.  Selama ini penataan dapil di Kota Denpasar tidak menghadapi kendala yang berarti karena tidak adanya konflik dan daerahnya relative aman. Di akhir pengarahannya, Jondra meminta KPU Kota Denpasar dapat menyampaikan usulan perubahan dapil kepada stakeholder yang menghadiri acara penyusunan draft sebelum disampaikan kepada KPU RI. Tak lupa Jondra meminta partai politik dapat mengawal proses penataan dapil ini mengingat merekalah yang paling berkepntingan. I Wayan Arsa Jaya (Anggota KPU Kota Denpasar) menjelaskan terdapat 3 (tiga) persoalan penting terkait dengan penataan dapil dan alokasi kursi yang diperoleh dari rapat kerja sebelumnya. Seluruhnya telah dirangkum sebagai Daftar Inventaris Masalah (DIM) yang akan diajukan kepada KPU RI. Arsa pun menyampaikan Draft Kajian Terhadap Penataan Dapil dan Alokasi Kursi Pemilu Serentak Tahun 2019 kepada stakeholder sehingga dapat disempurnakan sebelum diajukan. Beberapa parpol peserta Pemilu Tahun 2014 yaitu PDI Perjuangan, Partai Demokrat, Partai Golkar, Partai Hanura dan Partai Gerindra memberikan tanggapan terkait draft tersebut. Seluruhnya keberatan dengan perubahan alokasi kursi, dimana terjadi pengurangan kursi di dapil 4 (Denpasar Timur) dan pertambahan di dapil 3 (Denpasar Utara). Dampak signifikan akibat perubahan alokasi kursi menyebabkan PDI Perjuangan, Partai Gerindra serta Partai Hanura mengajukan surat keberatan yang meminta KPU Kota Denpasar melakukan pengkajian ulang dan memohon agar alokasi kursi pada kedua dapil tetap sama dengan Pemilu Tahun 2014. Keberatan parpol akan diakomodir oleh KPU Kota Denpasar sebagai alternative usulan dalam penataan dapil dan alokasi kursi.

Optimalisasi Website Dalam Kegiatan Pokja Kehumasan

Denpasar, kpu-denpasarkota.go.id- Website merupakan salah satu media komunikasi yang digunakan untuk menyampaikan informasi terkait dengan kegiatan KPU Kota Denpasar baik yang sifatnya rutin, terkait kepemiluan maupun pendidikan tentang demokrasi kepada masyarakat luas.  Terlebih menjelang Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Bali Tahun 2018, tentu semakin banyak informasi yang akan disampaikan oleh KPU Kota Denpasar dan ingin diketahui oleh masyarakat. Rabu (27/11/17), IGN. Agung Darmayuda selaku Penanggungjawab Kelompok Kerja (Pokja) Kehumasan, Media Center, dan Pelayanan Informasi Pemilihan Pilgub Bali Tahun 2018 memberikan pengarahan terkait dengan optimalisasi website. Pengarahan berlangsung pukul 10.30 wita di Ruang Rapat KPU Kota Denpasar. Agung Darmayuda menyampaikan kepada Pokja Kehumasan, Media Center dan Paelayanan Informasi Pemilihan untuk mengoptimalkan fungsi website dalam memberikan informasi kepada masyarakat dengan  selalu mengupdate konten, konteks dan tampilannya. “Konten, konteks serta tampilan yang up to date akan menarik masyarakat mengunjungi website KPU Denpasar”, ujar Darmayuda. Agung Darmayuda juga menyampaikan website akan dilengkapi dengan sms gateway sehingga memudahkan masyarakat untuk mengecek apakah mereka sudah terdaftar sebagai pemilih atau belum. Namun, semangat optimalisasi tersebut masih terbentur  kapasitas website saat ini yang belum memadai sehingga belum mampu memuat semua data terkait kegiatan  KPU Kota Denpasar. Kedepannya, optimalisasi website harapannya bukan  hanya sebatas updating konten, konteks dan tampilan tetapi juga penyesuaian kapasitas dengan kebutuhannya

Raker Penataan Dapil dan Alokasi Kursi Pemilu Serentak 2019

KPU Kota Denpasar melaksankan rapat kerja penataan daerah pemilihan dan alokasi kursi pemilihan umum serentak 2019 pada Hari Rabu 20 Desember 2017 bertempat di Ruang Pertemuan Lantai III Kantor KPU Kota Denpasar. Raker ini dihadri oleh para undangan dari Partai Politik, Instasi terkait, Panwaslih Kota Denpasar, serta Para Akademisi dari perguruan tinggi negeri maupun swasta se-Kota Denpasar. Acara dimulai pada pukul 10.00 Wita sampai dengan pukul 12.00 Wita diikuti antusias oleh para peserta. Ketua KPU Kota Denpasar I Gede John Darmawan dalam kata sambutannya mengatakan bahwa acara raker ini sebagai wahana untuk mendapatkan masukan dari berbagai pihak berkaitan dengan rancangan penataan dapil dan alokasi kursi sebelum ditetapkan nanti. Dr. I Wayan Jondra Komisioner KPU Propinsi Bali mewakili Ketua KPU Propinsi Bali memberi kata sambutan dengan memberikan gambaran prinsip-priinsip penentuan dapil dan alokasi kursi yang berdasarkan pada Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang pemiihan umum. Sesi pemaparan materi raker disampaikan oleh I Wayan Arsa Jaya Komisioner KPU Kota Denpasar Divisi Teknis yang akrab dipanggil Arsa. Dalam pemaparannya Arsa menyampaikan metodelogi penetapan dapil dan alokasi kursi sesuai dengan Undang-Undang Pemilu. Tata cara penghitungan sesuai dengan DAK2 terakhir diperoleh pembagian dapil Kota Denpaar terdiri dari 5 Dapil sama dengan pemilu 2014. Namun dalam alokasi kursi per dapil ada perubahan jumlah kursi yaitu untuk dapil 3 Kecamatan Denut menjadi 12 kursi dan Dapil 4 Kecamatan Dentim menjadi 8 kursi dari 45 kursi keseluruhan untuk DPRD Kota Denpasar karena dinamika perubahan jumlah penduduk dimasing-masing kecamatan. Saat diberikan kesempatan pada sesi tanya-jawab sebagian besar menayakan data kependudukan dan fenomena dinamika pertumbuhan penduduk di Kota Denpasar. Arsa mengungkapkan bahwa raker ini bertujuan untuk memperoleh Daftar Inventaris Masalah (DIM) dalam penataan dapil dan alokasi kursi ini yang nanti akan ditindaklanjuti dalam Raker berikutnya. Semoga acara raker ini dapat memberi gambaran awal lebih awal terutama bagi partai politik menentukan langkah menyongsong pemilu 2019 pungkas Arsa mengakhiri paparannya.

Penyerahan Hasil Penelitian Litmin Perbaikan Keanggotaan Parpol Pasca Keputusan Bawaslu

Denpasar, kpu-denpasarkota.go.id- dari 9 (Sembilan) partai politik pasca putusan Bawaslu, hanya 5 (lima) yang mendaftar di Kota  Denpasar yaitu Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI), Partai Bulan dan Bintang (PBB), Partai Indonesia Kerja (PIKA), Partai Rakyat dan Partai Republik. Namun, Partai Republik tidak melakukan pendaftaran kembali ke KPU Kota Denpasar pasca keluarnya putusan Bawaslu. Sehingga hanya 4 (empat) partai politik yang mengikuti proses pendaftaran dan penelitian administrasi sampai dengan penelitian administrasi perbaikan di Kota Denpasar. Setelah proses penelitian administrasi perbaikan tanggal 16 Desember – 22 Desember 2017, Sabtu (23/12/17), KPU Kota Denpasar menyerahkan hasil penelitian administrasi (litmin) perbaikan keanggotaan Partai Politik Calon Peserta Pemilu Pasca Putusan Bawaslu. Penyerahan hasil litmin perbaikan di Ruang Rapat Lantai II KPU Kota Denpasar pukul 14.00 wita oleh Ketua KPU Kota Denpasar, I Gede John Darmawan.

Verifikasi Faktual Keanggotaan Partai Politik

KPU Kota Denpasar melakukan verifikasi faktual keanggotaan untuk Partai PSI dan Partai Perindo. Verifikasi keanggotaan dilakukan sampai dengan tanggal 4 Januari 2017 setelah sebelumnya telah dilakukan verifikasi kepengurusan, sekretariat, dan keterwakilan perempuan untuk kepengurusan parpol. Verifikasi keanggotaan ini merupakan rangkaian verifikasi faktual setelah KPU RI menyatakan ada dua belas parpol yang memenuhi syarat untuk lanjut ketahap verifikasi faktual.  Kota Denpasar hanya memverifikasi dua partai baru yaitu Partai PSI dan Partai Perindo, karena untuk sepuluh partai lama hanya dilakukan verifikasi untuk daerah otonomi baru.  Tim verifikasi KPU Kota Denpasar merupakan tim internal yang ditugaskan untuk mengecek kebenaran keanggotaan terhadap 10% Sampling yang dikeluarkan Sipol setelah dilakukan pengundian nomor acak yang dipilih oleh pengurus partai di Kantor KPU Kota Denpasar. Verifikasi keanggotaan dilakukan untuk memferifikasi kebenaran keanggotaan parpol dengan menemui anggota parpol melalui pertemuan tatap muka satu persatu kerumah-rumah (door to door) anggota parpol dengan cara mencocokan salinan  KTP, KTA denan KTP dan KTA asli. Kemudian tim verifikasi mengisi data pada form yang telah disediakan dan melakukan dokumentasi terhadap proses yang telah dilakukan. Suasana hujan sempat mewarnai wilayah Kota Denpasar sehingga sempat menghambat perjalanan tim verifikator. Bagi anggota yang tidak dapat ditemui saat tim verifikator mendatangi rumah yang bersangkutan maka partai politik memiliki kewajiban untuk mendatangkan ke Kantor KPU Kota Denpsar pada masa verifikasi dilakukan kata Ketua KPU Kota Denpasar memberi arahan kepada tim verifikator.

🔊 Putar Suara